Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Oleh Salsabila Khoirun Nisa’ Nazila
Kota al-Quds (Yerussalem) adalah salah satu kota di dunia yang menyita perhatian lebih para peneliti dan arkeolog. Hal tersebut disebabkan kota ini menyimpan sejarah besar tiga agama, yaitu Yahudi, Nasrani, dan Islam. Terlebih di dalam kota ini juga terdapat Masjid al-Aqsha yang namanya disebutkan dalam kitab suci. Oleh karena itu, kota ini pun menjadi rebutan sampai jatuh korban dari berbagai pihak.
Masjid al-Aqsha adalah nama sebuah kawasan untuk keseluruhan tempat yang dikelilingi pagar di dalam kota al-Quds. Di sekelilingnya terdapat pintu masuk, di dalamnya ada halaman luas, Masjid al-Qibli, Kubah ash-Shakhrah, Mushalla Marwani, ruwaq (lorong), kubah, masthabah (teras batu), saluran air dan lainnya. Di sisinya terdapat beberapa menara masjid. Tidak semua kawasan al-Aqsha beratap, kecuali beberapa bangunan. (sumber : Spirit of Aqsa)
Dilansir dari Wikipedia.com, Pada tahun 636 M, Ekspansi Islam ke wilayah Palestina terjadi pada saat kekhalifahan Umar bin Khattab r.a. Perebutan wilayah Palestina ditandai dengan perang Ajnadid yang serupa dengan perang Yarmuk yang memakan banyak korban dari tentara Muslim dan Romawi dan dalam jangka waktu yang lama, namun pasukan muslim di bawah panglima perang Abu Ubaidah dan Khalid bin Walid memenangkan peperangan tersebut dan pasukan Romawi menarik diri ke kota Yerusalem. Setelah jatuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah, Palestina menjadi jajahan Inggris.
Setelah masa pengusiran yahudi oleh eropa, Palestina menjadi tanah yang sangat hijau di mata mereka. Dengan anggapan adanya “Tanah yang dijanjikan untuk bangsa Yahudi” dalam kitab Injil yang mereka yakini, keputusan untuk bertamu dan mukim di Bumi Palestina menjadi langkah awal mereka untuk mencapai misi mereka mendirikan Negara ISr43L dengan mengambil paksa Negara Palestina.
Maka inilah awalmula terjadinya peperangan pada tahun 1967 hingga detik ini. Dewasa ini, rasa kemanusiaan dan solidaritas menjadi topic terpanas dunia oleh setiap Negara Pro Palestina. Bagaimana tidak? Melihat media yang menunjukkan kekejaman dan kebiadaban bangsa terburuk sejak zaman nabi musa hingga detik ini, mengundang kemarahan dan kebencian dunia oleh Isr43L yang kita ketahui akal dan hatinya tak lagi berfungsi.
Beragam cara zionis lakukan demi menjadikan bumi palestina sebagai tanah mereka. Mengusir secara paksa warga setempat, melempar tembakan secara tiba-tiba, memperkosa wanita, menyakiti anak-anak, menghancurkan rumah dan bangunan lainnya, menangkap para warga tanpa alasan yang konkret juga puncaknya adalah di bulan oktober dan November tahun 2023 ini, Zionis semakin membabi buta; memborbardir rumah sakit, tempat pengungsian, menargetkan seluruh warga tanpa terkecuali. Dalam rangkuman CNBC Indonesia, Tercatat korban meninggal hingga hari ini ( kamis,9 November 2023) sebanyak 10.569 jiwa dan 4.324 luka luka akibat serangan brutal zionis oleh bumi Palestina.
Tufanul Aqsha menjadi puncak kemarahan warga palestina terhadap para Zionis laknatullah. Dikutip dari Spirit of Aqsa, Palestina– Wakil ketua Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Al-Arouri, mengatakan, Operasi “Topan Al-Aqsha” adalah pertempuran untuk memutus kekuatan penjajah Israel dan sebagai reaksi atas kejahatan mereka di Tanah Palestina, terkhusus di Masjid Al-Aqsa.
Al-Arouri menekankan, Tepi Barat adalah wilayah yang menentukan dalam operasi. Hal ini dapat menimbulkan pertempuran dengan semua pemukiman di Tepi Barat. Dia juga menyerukan kepada rakyat Palestina untuk berpartisipasi dalam upaya #Operasi_Al-Aqsha.
Sudah saatnya Palestina merdeka, Maka disaat yang genting ini kita sebagai manusia hendaknya menyalurkan doa dan usaha menyuarakan kebenaran dan melenyapkan kebatilan. Sebagaimana tertulis dalam Pembukaan UUD 1945 bahwasannya , “Penjajahan diatas dunia, harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.”