Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
Oleh: Ibnu Kurnia
Kejadian terorisme yang terjadi di Surabaya dan Depok, seharusnya menyentil kita semua akan banyak hal.
Kita boleh saja mengklarifikasi bahwa pelaku teror bukan bagian dari Islam, atau mungkin beranggapan bahwa hal-hal tersebut adalah pengalihan isu dari sejumlah isu lain yang juga beredar.
Tapi, ada yang penting yang sayang sekali, kita lupa akannya.
Pertama, apakah Islam yang membawa pesan rahmatan lil ‘alamin sudah sampai secara utuh kepada orang-orang yang kita sebut salah memahami agama itu? Mari curigai diri sebelum mencari kambing hitam; jangan-jangan kita memang tak menyampaikannya.
Kedua, akankah pesan Islam rahmatan lil ‘alamin yang sering kita gadang-gadang itu benar-benar mengejawantah dalam kehidupan? Ataukah hanya ungkapan retoris yang akhirnya hanya menjadi omong kosong?
Tak perlu jauh-jauh menunjuk sana-sini. Kita yang sebenarnya mesti berbenah diri.
Tak perlu susah-susah mencari apa yang bisa membuat orang yakin bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Bukankah menepati janji, ramah pada sesama dalam bergaul, tidak curang dalam berniaga, semuanya adalah ajaran Islam? Kenapa kita jauh panggang dari api? Bukankah kita semua paham, bahwa orang biasanya akan menyimpulkan sesuatu berdasarkan apa yang dia lihat?
Maka, contoh-contoh dari orang-orang terdahulu mengajarkan bahwa menjadi duta yang baik bagi Islam, adalah sangat penting.
Bukankah dahulu kota Samarkand hancur karena sultannya yang tidak menepati janji kepada Genghis Khan–seorang kafir yang kejam–padahal Allah memperingatkan dalam Al Qur’an, “… sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang berkhianat.”?
Maka, sebelum kita sibuk menepis semua tuduhan yang mengarah kepada kita, tanyakan beribu-ribu kali kepada diri kita, “Sudahkah kita merepresentasikan nilai-nilai Islam dengan baik?”