
Boikot, apa itu? Apakah wajib? Mengapa kita harus memboikot produk Israel? Dan bagaimana cara melakukannya? Boikot adalah menolak, menghindari, bahkan tidak menggunakan produk dan layanan tertentu yang terafiliasi dengan kelompok tertentu. Selama enam bulan terakhir, orang-orang berkemanusiaan telah berupaya melakukan boikot sebagai bentuk dukungan moral bagi Palestina. Namun, belakangan ini, dengan munculnya isu-isu baru di dunia, tindakan boikot produk Israel mulai memudar. Sebagai orang yang menjunjung nilai kemanusiaan, terutama bagi umat Islam, kita harus kembali menggaungkan aksi pemboikotan ini.
Apakah boikot itu wajib? Jika ya, apa landasan fikihnya? Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 secara khusus mengandung perkataan dari Syaikh Ramadan Al-Buthi dan sejumlah ulama mazhab Syafi’i tentang boikot. Secara umum, fatwa boikot mengambil dasar dari ayat tentang wajibnya menolong sesama muslim dan haramnya saling menolong dalam perbuatan maksiat. Telah jelas bahwa sebagian keuntungan dari produk Israel digunakan untuk memerangi kaum muslimin. Penting untuk mencari fatwa dari berbagai daerah dan tidak hanya mengacu pada Arab Saudi, karena sikap mereka terhadap pemboikotan mungkin berbeda.
Bagaimana cara memboikot produk Israel? Jika semua produk boikot, lantas apa yang harus dikonsumsi? Dalam boikot, terdapat beberapa level standarisasi yang bisa dilakukan, mulai dari produk yang secara nyata mendukung genosida hingga perusahaan yang tidak memiliki pabrik di sana tetapi memberikan modal yang cukup besar untuk perusahaan yang berbisnis di Israel. Selain itu, kita bisa mencari alternatif produk lokal yang dapat menggantikan brand pro-Israel yang banyak diboikot.
Berikut beberapa produk lokal alternatif pengganti brand pro-Israel yang ramai diboikot:
- Produk Alat Mandi: LERVIA, ZEN, GIV, SERASOFT, ZINC.
- Produk Mandi Anak: SLEEK, DEE DEE, SIWAK-F.
- Makanan: Produk Indofood, TRENZ, MASAKO, PROCHIZ, HALAWA.
- Minuman: INDOMILK, TEH POCI, KAPAL API, WHITE COFFEE, TORABIKA, TEH KOTAK, TEH PUCUK, AIRKU, PRISTINE, OKE OCE.
- Kosmetik: WARDAH, VIVA, SARI AYU, EMINA, SKIN GAME.
- Pasta dan Sikat Gigi: NASA, SIWAK, FORMULA, CIPTADENT, SYSTEMA.
Penting untuk tidak membeli produk pro-Israel dan ikut serta dalam menyebarluaskan informasi mengenai pemboikotan. Kita harus memboikot secara penuh, bukan setengah-setengah. Terkadang kita masih tertarik untuk membeli produk mereka, terutama ketika digoda dengan diskon yang menarik. Namun, fakta yang jelas menunjukkan bahwa ribuan jiwa, termasuk anak-anak dan wanita, menjadi korban. Siapa lagi yang akan membela mereka jika bukan kita? Mari terus bersuara untuk Palestina!
