Dale Carnegie membahas tiga prinsip dasar yang dapat membantu kita membangun hubungan yang lebih baik dengan orang lain:
- Hindari Kebiasaan SOK (Salahkan, Omeli, Kritik)
- Beri Penghargaan yang Jujur dan Tulus
- Bangkitkan Keinginan Besar pada Diri Orang Lain
1. Hindari Kebiasaan SOK (Salahkan, Omeli, Kritik)
Apa itu SOK? S = Salahkan, O = Omeli, K = Kritik.
Penulis memberikan beberapa kisah menarik untuk menjelaskan prinsip ini:
- Kisah “Two Gun” Crowley
Crowley, seorang pembunuh berbahaya, bahkan tidak menyalahkan dirinya sendiri atas kejahatan yang ia lakukan. Ia merasa dirinya adalah orang baik yang hanya membela diri. - Kisah Al Capone
Pemimpin geng paling jahat di Chicago ini menganggap dirinya seorang dermawan yang disia-siakan, meskipun tindakannya penuh kekerasan. - Kisah Dutch Schultz
Schultz, kriminal terkenal, juga mengklaim dirinya adalah orang baik.
“Jika orang jahat saja tidak mau menyalahkan dirinya sendiri, bagaimana mungkin orang-orang di sekitar kita mau menerima kritik begitu saja?”
Pernyataan Wanamaker
John Wanamaker pernah berkata, “Seseorang tidak mengkritik dirinya sendiri, terlepas dari seberapa salah tindakannya.” Kritik, menurut penelitian, tidak hanya sia-sia tetapi juga sering memicu pembelaan diri dan dendam.
- Studi Kasus: Pendekatan Dua Cara
Seorang koordinator proyek mencoba dua pendekatan saat mengingatkan pekerja untuk menggunakan topi pengaman:- Nada ancaman -> Hasilnya, kepatuhan hanya setengah hati.
- Nada menyenangkan -> Kepatuhan meningkat dan lebih bertahan lama.
Kisah Abraham Lincoln
Lincoln menyadari betapa kritik tidak memberikan hasil yang baik setelah pengalaman buruknya dalam mengkritik seorang politisi. Ia berkata:
“Jangan menghakimi maka kamu tidak akan dihakimi. Jangan mengkritik, karena mereka akan mengkritik kita jika berada dalam posisi yang sama.”
2. Beri Penghargaan yang Jujur dan Tulus
“Cara membuat orang lain melakukan sesuatu adalah dengan membuat mereka ingin melakukannya.”
Para ahli seperti Sigmund Freud dan William James menyatakan bahwa salah satu dorongan mendasar manusia adalah keinginan untuk merasa dihargai.
- Studi Kasus: Apresiasi yang Kurang
Banyaknya perceraian atau hubungan tidak harmonis sering kali disebabkan oleh kurangnya apresiasi. Baik suami, istri, maupun anak-anak membutuhkan pengakuan atas usaha mereka.
“Tuluslah dalam mendukung dan murah hatilah dalam memuji. Orang akan mendengarkan Anda dan terus mengingatnya sepanjang hidup mereka.”
3. Bangkitkan Keinginan Besar pada Diri Orang Lain
“Berikan alasan logis yang sesuai dengan sudut pandang orang lain agar mereka mau melakukan hal yang Anda inginkan.”
Carnegie menyarankan agar kita berpikir dari sudut pandang orang lain sebelum meminta sesuatu. Pancing minat mereka dengan cara yang sesuai kebutuhan mereka, bukan sekadar keinginan kita.
“Kalau ada satu rahasia sukses, itu adalah kemampuan untuk memahami sudut pandang orang lain.”
Dengan tiga prinsip dasar ini, kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dan memengaruhi orang secara positif. Mulailah dari langkah kecil seperti berhenti mengkritik, memberikan pujian tulus, dan memahami kebutuhan orang lain. Sukses adalah hasil dari kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari.
(Materi AFM x Read n Discuss dari buku “How to Win Friends and Influence People” oleh biro kestari. Dengan gubahan oleh editor blog.)
