Oleh: Saurabh Das
Alih Bahasa: Ibnu Kurnia
Idulfitri akhirnya sudah sangat dekat, dan kita semua bersiap untuk menyambut pesta yang dirayakan dengan penuh kemeriahan di seluruh dunia! Idulfitri dirayakan di seluruh bagian bumi, dan di seluruh tempat yang di dalamnya ada kaum muslimin. Perayaannya mengandung banyak sekali kekayaan nilai budaya, yang menyimbolkan akhir dari bulan Ramadan yang mulia. Mari kita lihat bagaimana hari spesial ini dirayakan di seluruh dunia.
1. Amerika Serikat

Muslim di Amerika Serikat berkumpul di gedung Islamic Centre, taman terbuka, aula konvensi, dan masjid-masjid terdekat, untuk melaksanakan salat dan kemudian larut dalam perayaan ‘id. Para keluarga muslim saling mengunjungi dengan membawa macam-macam hadiah dan manisan, dan ada banyak pesta skala besar diadakan di aula komunitas muslim dan masjid-masjid. Pesta ini berlangsung selama tiga hari, dan selama itu, orang-orang memberi makanan dengan berbagai macam rasa–mulai dari manis, asin, pedas, dan makanan-makanan lain yang kaya akan citarasa. Kaum muslimin di sana juga mengunjungi taman-taman hiburan dan arena ski es, serta tempat-tempat rekreasi menyenangkan lainnya untuk berbahagia di hari raya.
2. Inggris Raya

Idulfitri di Inggris bukanlah hari libur resmi negara, akan tetapi, banyak orang muslim di sana tetap menghadiri pelaksanaan salat ‘id di pagi harinya. Beberapa pebisnis dan sekolah lokal juga memberikan libur khusus agar kaum muslimin yang bekerja atau bersekolah bisa menikmati momen hari raya. Kebanyakan lelaki yang berasal dari Asia Selatan mengenakan jubba, thaub, dan sherwani, sementara perempuannya memilih shalwar kameez untuk berangkat menuju tempat salat. Masyarakat muslim juga mengunjungi pemakaman untuk menziarahi kerabat mereka yang sudah meninggal. Mengunjungi rumah kerabat dan keluarga juga adalah bagian penting dari perayaan Idulfitri di sana. Makanan-makanan tradisional seperti Handeesh, Noonor Bora, Fulab, Siweya, dan lain-lain, dihidangkan dan dinikmati selama perayaan Idulfitri.
3. Mesir

Di Mesir, perayaan Idulfitri berlangsung selama empat hari. Masakan berbahan ikan adalah bagian penting dari pesta ini, juga ditambah dengan sejumlah kudapan seperti Fata dan Kaak. Setelah salat ‘id, banyak keluarga di sana mengunjungi teman-teman dan relasi mereka untuk memberi hadiah dan manisan-manisan. Anak-anak kecil memperoleh uang, hadiah, dan baju baru dari orang tua. Orang-orang di sana juga mengunjungi situs-situs budaya yang populer, berlayar sambil berlibur di Sungai Nil, dan tinggal di hotel-hotel pinggir pantai yang berada di Hurghada dan Sharm El Shaikh.
4. Kanada

Mayoritas muslim yang tinggal di Kanada mengunjungi Islamic Centre terdekat dan meliburkan dirinya selama satu hari untuk perayaan Idulfitri. Kota-kota seperti Toronto, Vancouver, Montreal, Ottawa, dan Calgary mengadakan salat di Islamic Centre, aula-aula konvensi, gelanggang olahraga, dan masjid-masjid. Salat diadakan beberapa kali guna menampung banyaknya jamaah. Anak-anak menerima uang dan hadiah dari orang-orang tua. Kegiatan komunitas Islam di sana diadakan di berbagai sentra komunitas dan tempat budaya. Kaum muslimin juga mengunjungi taman hiburan, mal, dan sentra aktivitas dengan handai taulan dan keluarga untuk berbahagia di hari raya.
5. Turki

Idulfitri adalah hari libur resmi di Turki. Semua kantor pemerintahan dan sekolah diliburkan selama tiga hari perayaan hari penuh kegembiraan ini. Perayaan yang berlangsung adalah perayaan khas yang sudah menjadi tradisi di Turki. Orang-orang Turki mengenakan pakaian baru mereka, yang biasa disebut sebagai bayramlik. Orang-orang mendatangi tempat salat, mengenakan pakaian terbaik mereka, dan membeli hadiah dan souvenir untuk teman-teman dan anggota keluarga. Perayaan ‘id ini biasa disebut dengan Bayram, dan di antara adatnya adalah mengunjungi pemakaman untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal. Perayaan ini juga menyuguhkan manisan-manisan tradisional lezat khas Turki seperti Baklava, Turkish Delight, coklat-coklat khas Turki, dan lain-lain.
6. Malaysia

Di Malaysia, Idulfitri dikenal dengan nama Hari Raya Aidilfitri. Orang-orang Malaysia pulang kampung untuk bersilaturahim dengan sanak kerabat, saling memaafkan, dan berdoa bersama mereka. Di Malaysia, penting dalam perayaan Idulfitri untuk menggunakan pakaian adat selama perayaan. Masyarakat beribadah dan membuka pintu rumah mereka untuk menyambut keluarga dan handai taulan. Hadiah-hadiah diberikan dan yang lebih spesial, ada kebiasan makan besar selama perayaan Idulfitri di Malaysia.
7. Arab Saudi

Perayaan Idulfitri dirayakan dengan luar biasa di Arab Saudi. Di antara yang menjadikannya begitu spesial, adalah makanan-makanan lezat khas Saudi, juga dengan dekorasi rumah yang begitu memikat pandangan. Setelah salat, keluarga di sana berkumpul di rumah anggota keluarga lelaki dengan keluarga dan handai taulan. Anak-anak kecil menerima hadiah dari anggota keluarga yang lebih tua, dan makanan spesial Idulfitri disiapkan. Anggota keluarga juga memberikan hadiah di antara mereka–bahkan kepada orang-orang asing. Di beberapa daerah di Saudi, beberapa kepala keluarga menghamparkan karpet di jalan, dan setiap dari mereka memasak agar semua di lingkungan itu bisa makan bersama. Luar biasa!
8. India

Di India, malam Idulfitri disebut dengan “Chaand Raat” yang berarti “Malamnya Bulan”. Orang-orang muslim di India mengunjungi pasar, mal, dan bazaar dengan anggota keluarga mereka untuk membeli pakaian baru, hadiah-hadiah, dan manisan-manisan. Perempuan di hari itu menggunakan henna tradisional di tangan dan kaki mereka dan juga membeli gelang berwarna-warni. Mereka saling bertemu satu sama lain dan saling mengucapkan, “Eid Mubarak!”, diikuti dengan salam-salaman secara formal. Hadiah dan pakaian baru dihadiahkan kepada para anggota keluarga dan handai taulan, juga tak lupa makanan-makanan lezat disiapkan, seperti Sivayyan, Lachcha, dan Kheer.
Dialihbahasakan dari artikel asli: http://www.holidayme.com/explore/eid-ul-fitr-celebrations-around-the-world/amp/
