Laporan kegiatan Dauroh Nukhbatid Du’at
Kegiatan ini merupakan agenda penting tahunan yang dirancang sebagai proses perekrutan anggota LDK Al-Fatih—sekaligus menjadi pintu gerbang bagi mahasiswa yang ingin bergabung dalam gerakan dakwah kampus.
Dalam bahasa yang sederhana, Nukhbatud Du’at berarti barisan dai pilihan. Namun maknanya jauh lebih dalam. Ia adalah panggilan bagi mereka yang ingin menapaki jalan dakwah dengan niat yang lurus dan komitmen yang kuat. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seleksi, tetapi juga proses penyadaran—bahwa berdakwah bukan hanya tentang berbicara, tapi juga tentang membentuk diri.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi keislaman dan kepemimpinan dalam bentuk kajian tematik dan sesi mentoring kelompok dengan tiga materi wajib bertajuk Ahammiyatu Tarbiyah, Syumuuliyatul Islam dan Ke-LDK-an. Kajian disampaikan oleh pemateri dari kalangan alumni dan pembina yang telah berpengalaman dalam dunia dakwah kampus. Topik-topik yang diangkat pun tidak jauh dari realita keseharian mahasiswa: mulai dari urgensi dakwah di era digital, adab dalam menuntut ilmu, hingga manajemen diri dan istiqomah dalam kebaikan.
Mentoring menjadi salah satu bagian paling berkesan. Dalam kelompok kecil yang hangat dan terbuka, para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pendampingan. Ada ruang untuk bertanya, bercerita, bahkan merenungi perjalanan iman masing-masing. Dari sana tumbuh ikatan—bukan hanya secara struktural, tapi juga spiritual.
Dauroh ini menjadi langkah awal untuk mengenal medan dakwah yang sesungguhnya. Para peserta diajak memahami peran LDK sebagai wadah pembinaan dan pelayanan umat di lingkungan kampus. Lebih dari itu, mereka diajak untuk membayangkan: apa yang bisa mereka kontribusikan untuk Islam dari tempat mereka berpijak hari ini?
Kegiatan ini pun ditutup dengan suasana haru sekaligus penuh harapan. Puluhan peserta yang telah melalui rangkaian kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, kini bersiap untuk menjadi bagian dari keluarga besar LDK Al-Fatih. InsyaAllah, mereka akan melanjutkan proses pembinaan lanjutan, sekaligus terlibat aktif dalam program-program dakwah ke depan.
Kami percaya, dari kegiatan sederhana ini, akan lahir kader-kader tangguh yang tak hanya cakap dalam ilmu, tapi juga kuat dalam adab dan akhlak. Karena sejatinya, dakwah tidak memerlukan banyak orang yang keras suara, tapi butuh mereka yang teguh hati dan tulus niat
Semoga langkah awal ini menjadi pembuka jalan panjang yang diberkahi, dan semoga setiap yang terlibat dalam proses ini dicatat sebagai bagian dari perjuangan menegakkan kalimat Allah di bumi ini—dimulai dari lingkungan kampus yang kita cintai.
