Banten – (29/01) LDK Al Fatih menggelar Lokakarya di Yayasan Pesantren Ibnu Salam Nurul Fikri, Serang. Sebagaimana biasanya, Lokakarya diadakan sebagai bentuk penyatuan visi-misi, semangat, dan kekompakan pengurus Al Fatih.
“Untuk menjadi sukses itu kita ga butuh kehebatan. Yang kita butuhkan adalah semangat dan keyakinan yang kuat,” jelas Abdurrahman Zakiy, Ketua Umum Al Fatih.
Berbagai bentuk acara di antaranya presentasi dan tanggapan program kerja setiap departemen, disusul diskusi, hingga pemaparan levelisasi dan prioritas amal LDK Al Fatih ke depan.
“Jika Allah mencintai seseorang,” tutur Ust. M. Syukron mengutip hadist riwayat Tirmidzi dalam sambutannya, “maka Ia akan menggunakan di antara hamba-hamba-Nya untuk melakukan amal-amal baik,” lanjutnya.
Berbeda dari sebelumnya, Lokakarya 3 ini berkonsep semi mukhoyam (kemah). Sehingga lokasi aula yang jauh dari perkemahan menjadi tantangan tersendiri.
“Konsep semi mukhoyam yang awalnya terlihat menyulitkan jadi terasa sangat menyenangkan. Lokasi acara yang jauh dari kemah serta medan yang naik-turun menantang ketahanan dan ketangguhan saya,” ungkap Fitri.


Agenda yang dihadiri 63 pengurus Al Fatih ini juga menuai respon positif dari pihak Nurul Fikri, “Kalian termasuk hebat, lho. Biasanya pengunjung ga berhasil melalui semua hala rintang,” ungkap salah satu pemandu kegiatan outbond Lokakarya 3.
Dari Loakarya 3 ini tumbuh harapan-harapan baik bagi segenap pengurus Al Fatih.
“Panitianya kece, outbond-nya keren, semangat peserta apalagi. Bagiku Lokakarya 3 ibarat api biru yang menaungi semangat jiwa baru. Oleh karena itu mari rapatkan barisan, bersama kita kilaukan cahaya baru dari Kampus Biru,” kisah Faruq. (Red/Fa)

